Yaoutube

SBN TV
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

iklan pop

Iklan

Iklan

116 Petani Terdampak Banjir di Metro Terima Bantuan, Pemkot Siapkan Perlindungan AUTP

Redaksi
28 Agustus 2026
Last Updated 2026-09-10T07:34:30Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
iklan
METRO, SBN — Pemerintah Kota Metro menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian kepada 116 petani yang terdampak banjir di Kelurahan Rejomulyo dan Sumbersari, Kecamatan Metro Selatan. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah membantu petani memulihkan usaha tani setelah mengalami dampak gagal panen akibat banjir.

Sebanyak 75 petani dari Kelurahan Rejomulyo dan 41 petani dari Kelurahan Sumbersari menerima bantuan. Banjir sebelumnya berdampak pada 140 titik lahan pertanian dengan total luas mencapai 55,1 hektare.

Penyaluran bantuan berlangsung di Aula Kecamatan Metro Selatan, Jumat (28/8/2026). Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso diwakili Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro, Pipi Puspitasari.

Pipi mengatakan pemerintah memiliki tanggung jawab untuk hadir ketika masyarakat, khususnya petani, menghadapi persoalan akibat bencana.

“Kita semua memahami bahwa petani adalah bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan dan menggerakkan perekonomian Kota Metro. Karena itu, ketika terjadi bencana banjir yang berdampak pada lahan dan tanaman pertanian, pemerintah tidak boleh tinggal diam,” ujar Pipi.

Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar dukungan material, tetapi bagian dari upaya membantu petani kembali bangkit dan melanjutkan usaha taninya.

“Pemerintah berupaya untuk hadir, mendengar keluhan petani, dan memberikan dukungan agar para petani dapat kembali bangkit dan melanjutkan usaha taninya,” katanya.

Dalam penanganan dampak banjir, Pemkot Metro bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menyediakan bantuan bagi petani terdampak.

Pemerintah pusat memberikan bantuan benih padi varietas Inpari 32. Sementara Pemkot Metro memberikan dukungan berupa Pupuk Organik Cair (POC), pupuk NPK non-subsidi, belerang, serta rodentisida untuk pengendalian hama tikus.

“Pada hari ini, kita menyerahkan bantuan untuk 116 petani, sebanyak 75 petani Rejomulyo dan 41 petani Sumbersari. Lahan yang terdampak sebanyak 140 titik lahan petani,” jelas Pipi.

Ia berharap bantuan tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung musim tanam berikutnya sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi petani.

“Saya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membantu pemulihan usaha tani Bapak/Ibu sekalian. Bantuan ini mungkin tidak dapat mengganti seluruh kerugian yang dialami akibat banjir, tetapi mudah-mudahan dapat menjadi penyemangat bahwa pemerintah hadir bersama petani dalam menghadapi kesulitan,” ungkapnya.

Selain bantuan sarana produksi, Pemkot Metro juga memberikan perhatian terhadap perlindungan petani melalui program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

Pipi mengatakan pengajuan AUTP bagi petani terdampak telah disetujui oleh Jasindo. Pelaksanaan program tersebut mengikuti ketentuan, yakni setelah tanaman padi memasuki usia 10 hari setelah tanam (HST).

“Untuk Asuransi Usaha Tani Padi atau AUTP, pengajuannya telah disetujui oleh Jasindo. Pelaksanaan AUTP tersebut memiliki ketentuan waktu, yaitu pada saat sudah tanam 10 HST,” terangnya.

Program tersebut diharapkan dapat memberikan perlindungan dan rasa aman kepada petani dalam menghadapi berbagai risiko usaha tani yang berpotensi mengganggu produksi.

“Pemerintah Kota Metro berkomitmen untuk terus memberikan perhatian kepada sektor pertanian, karena ketahanan pangan tidak mungkin terwujud tanpa kesejahteraan petani,” tegas Pipi.

Salah satu penerima bantuan, Kayun, warga Sumbersari Bantul, RW 05, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah kepada petani terdampak banjir.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Metro yang sudah memberikan bantuan kepada kami. Bantuan ini sangat berarti bagi petani yang terdampak banjir. Semoga perhatian kepada petani terus diberikan,” ujar Kayun.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Sumbermakmur, Gunarto, mengatakan bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertanian pada Musim Tanam I (MT I) yang direncanakan berlangsung pada Oktober.

“Bantuan ini nantinya akan kami tanam untuk MT I bulan Oktober. Kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Metro dan juga jajaran dari Pemerintah Kota Metro. Bantuan ini sudah tepat sasaran dan sangat membantu petani,” kata Gunarto.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kota Metro dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat.

Pemkot Metro menilai pemulihan sektor pertanian pascabanjir tidak hanya berkaitan dengan pemulihan produksi, tetapi juga memastikan petani memiliki kemampuan dan perlindungan untuk kembali menjalankan usaha taninya.

Melalui sinergi pemerintah pusat, Pemkot Metro, kelompok tani dan masyarakat, pemulihan diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga petani dapat kembali berproduksi dan menjaga ketahanan pangan daerah.

(ADV)
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Technology